Pemain Striker Terkenal- Diego Forlan

Pemain Striker Terkenal – Diego Forlán Corazo lahir pada tanggal 19 Mei 1979 adalah seorang pemain sepak bola professional berkebangsaan Uruguay yang kini bermain untuk klub Inter Milan dan tim nasional Uruguay. Forlan merupakan pemain striker yang pernah memenangkan penghargaan dua kali trofi Pichichi dan juga Sepatu emas Eropa, serta bola emas pada piala dunia 2010.

Karir

Forlan bergabung dengan klub sepak bola untuk klub AS Nancy di Perancis dan bermain untuk beberapa klub Amerika Selatan seperti Independiente dengan mencetak 36 gol pada 77 penampilan. Hal tersebut menarik perhatian klub Eropa dan pada tahun 2002, Manchester United membelinya dengan nilai sebesar £6.9 juta.

Forlan memulai debutnya pertama kali menggantikan Ole Gunnar Solskjaer dengan kemenangan 4 – 0. Forlan tampil dalam 13 pertandingan liga dan lima pertandingan liga Champions pada musim 2001-2002 tetapi tidak berhasil mencetak gol.

Pada tahun 2002, Forlan mencetak gol pertamanya pada liga Ingggris melawan Aston Villa pada menit ke-77 yang menyeimbangkan kedudukan. Pada penampilan selanjutnya, Forlan kembali mencetak gol pada pertandingan melawan Southampton pada menit ke-79 membawa Manchester United menang dengan skor 2 – 1. Pada tanggal 1 Desember, Forlan mencetak dua gol penting yang membawa Manchester United menang atas Liverpool dengan skor 2 – 1. Manchester United berhasil memenangkan gelar liga Inggris pada musim itu dan Forlan berhasil mencetak enam gol.

Pada tahun 2004, Forlan dikabarkan berhubungan dengan klub Spanyol Levante dan Athletic Bilbao namun, pada Agustus 2004, Forlan mencapai kesepakatan dengan klub Villareal CF. Forlan memulai debutnya untuk Villareal pada pertandingan tandang melawan Valencia dan mencetak gol pada menit ke-77. Forlan berhasil memenangkan trofi Pichichi dengan gol terbanyak dalam La Liga sebanyak 25 gol dan berbagi sepatu emas Eropa pada tahun 2005 dengan striker Arsenal Thierry Henry.

Pada tahun 2007, Forlan bergabung dengan klub Athletico Madrid sepeninggalan Fernando Torres ke klub Liverpool. Pada Mei 2008, Forlan membantu Athletico lolos ke liga Champions pertama kalinya setelah gagal selama satu decade dengan mencetak gol kemenangan atas Deportivo La Coruna. Forlan mengakhiri musim pertamanya dengan 23 gol dan membentuk kerja sama yang baik dengan Sergio Aguero.

Pada tahun 2009, Forlan berhasil mencetak gol gol penting pada pertandingan melawan Barcelona, Villareal, dan Valencia. Forlan berhasil mengakhiri musim tersebut dengan 32 gol dalam 33 pertandingan dan Forlan memenangkan penghargaan sepatu emas utnuk kedua kalinya bersamaan dengan trofi Pichichi pada tahun 2009.

Pada musim 2010-2011, Forlan berhasil memenangkan piala UEFA dengan mengalahkan Inter Milan dengan skor 2 – 0. Pada akhir tahun 2011, Diefo Forlan memberikan konfirmasi bahwa dirinya akan bergabung dengan klub Inter Milan yang ditinggalkan oleh Samuel Eto’o. Forlan memulai debutnya pada pertandingan melawan Palermo dengan mencetak gol pada akhir menit. Inter Milan berhasil menang atas Palermo berkat gol Forlan yang berakhir dengan skor 4 – 3.

Karir Internasional

Forlán memulai debut pertamanya untuk Uruguay pada Maret 2002, mencetak gol pertama pada pertandingan melawan Saudi Arabia. Pada piala dunia 2002, Forlan mencetak sebuah gol indah dengan tedangan voli melawan Senegal. Namun, Uruguay gagal lolos dari babak grup bersama dengan Perancis.

Sejak tahun 2007, Forlan menjadi striker tetap Uruguay dan pada tahun 2008, Forlan berhasil mencetak hat-trick pada pertandingan kualifikasi piala dunia melawan Peru. Forlan kini menjadi pemain pencetak gol terbanyak untuk Uruguay yang sebelumnya dipegang oleh hector Scarone.

Pada piala dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan, Forlan hanya tampil sekali pada pertandingan melawan Saudi Arabia. Pada saat itu, Forlan yang masih berada di Manchester United menjadi pemain cadangan dimana manajer Victor Pua lebih memilih untuk memainkan Alvaro Recoba, Sebastian Abreu, dan Dario Silva.

Pada piala dunia 2010, Uruguay berada di grup kedua melawan Afrika Selatan dan Forlan berhasil mencetak gol dengan tendangan dari luar kotek penalty. Kemudian Forlan mencetak gol dari titik penalty dan gol ketiga atas tuan rumah yang membawa Uruguay lolos ke babak gugur. Pada Juli 2010, Forlan berhasil mencetak gol dari tendangan bebas melawan Ghana yang menyeimbangkan kedudukan pada pertandingan melawan Ghana.  Uruguay berhasil menang lewat adu penalty 4 – 2 dan mengalahkan Ghana.

Pada Pertandingan semi final melawan Belanda, Forlan kembali mencetak gol dari luar kotak penalti menggunakan kaki kirinya namun, Uruguay kalah dengan hasil skor 3 – 2. Forlan mendapatkan penghargaan bola emas pada kompetisi itu sebagai pemain terbaik dan juga Uruguay dipilih sebagai tim terbaik pada kompetisi itu.

by : Pemain Bola Uruguay