Pemain Bola Terkenal – Asamoah Gyan

Asamoah Gyan lahir pada tanggal 22 Nopember 1985 di Accra, Ghana adalah seorang pemain sepak bola asal Ghana yang bermain pada posisi penyerang untuk klub Al-Ain FC dengan status pinjaman dari klub Inggris Sunderland dan juga tim nasional Ghana.

Karir

Gyan bergabung dengan klub Udinese pada tahun 2003 dan kemudian dipinjamkan ke klub Modena yang bermain di Serie B untuk memberikannya pengalaman bermain sepak bola di Italia. Gyan menunjukkan performa yang baik pada pertandingan piala dunia 2006 dan menarik perhatian klub Rusia Lokomotiv Moscow. Gyan kembali ke Udinese pada awal 2006, namun kemudian di jual pada bulan Februari 2007 namun Udinese menarik Gyan kembali.

Pada bulan Agustus 2007, Gyan menerima perpanjangan kontrak selama 5 tahun untuk bermain di Udinese karena performanya yang baik pada awal musim 2007-2008. Gyan mengalami cedera pada musim 2007-2008 dan tidak pernah tampil untuk Udinese sampai pada bulan Januari 2008 dan bermain 13 kali pertandingan dengan empat buah gol.

Pada bulan Juli 2008, Gyan dibeli oleh klub Perancis Stade Rennais dengan nilai transfer sebesar €8 juta. Gyan bermain selama 48 kali dan mencetak 14 gol dan kemudian pada bulan Agustus 2010, Gyan bergabung dengan klub Inggris Sunderland. Gyan memulai debutnya bersama Sunderland melawan Wigan Athletic sebagai pengganti Danny Welbeck.

Pada bulan September 2011, Al Ain memberikan konfirmasi bahwa Asamoah Gyan akan hengkang ke Saudi Arabia dalam satatus pinjaman jangka panjang.

Karir Internasional

Asamoah Gyan memulai debut Internasionalnya ketika berusia 17 tahun. Gyan mencetak skor Internasionalnya melawan Somalia pada kualifikasi piala dunia 2006, dan membantu Ghana memenangkan pertandingan itu. Gyan mencetak empat gol dalam tujuh pertandingan kualifikasi piala dunia 2006.

Pada pertandingan piala dunia 2010, Ghana menang pada pertandingan pertama piala dunia melawan Serbia dan berhasil mencetak gol melalui tendangan penalti. Pada pertandingan kedua, Gyan kembali mencetak gol dari titik penalti dan mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang.

Pada perdelapan final, Ghana melawan Amerika Serikat dan Gyan berhasil mencetak gol pada babak perpanjangan waktu yang memenangkan Ghana dengan skor 2 – 1. Pada pertandingan melawan Uruguay, Gyan gagal mencetak gol dari titik penalti akibat pelanggaran yang dilakukan Luis Suarez dengan menggunakan tangannya.