Pemain Bola Legendaris – Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Zinedine Yazid Zidane alias “Zizou” lahir pada tanggal 23 Juni 1972, La Castellane, Marseille adalah seorang mantan pemain sepak bola Perancis. Dia juga dikenal dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Zidane merupakan pemain yang membawa Perancis memenangkan piala dunia 1998 dan juga juara Euro 2000. Dengan talenta mendrible, visi, dan operan yang terkenal akurat, Zidane mendapatkan julukan sebagai pemain gelandang yang jenius dan “Wizard of France” (Penyihir dari Perancis). Pada saat ini, Zidane berperan sebagai Direktur Sepak bola Real Madrid yang dulunya dipegang oleh Jorge Valdano.

Karir Klub

Zidane telah mulai bergabung dengan klub sepak bola junior local, La Castellane sejak berumur 10 tahun. Kemudian Zidane berpindah ke Septemes sampai berusia 14 tahun dimana dia terpilih untuk menghadiri latihan yang diadakan oleh institut sepak bola dari Federasi Sepak bola Perancis. Pada kamp latihan ini, Talenta Zidane diperhatikan oleh pencari Talenta Jean Varraud yang merekomendasikannya ke pusat latihan klubnya.

Zidane memulai debut profesionalnya bersama Cannes pada usia 17  tahun di Ligue 1, Liga Perancis melawan Nantes dan mencetak gol pertamanya pada bulan Februari 1991. Pada saat dia bermain selama satu musim penuh pertama kalinya, Cannes berhasil masuk ke kancah sepak bola Eropa setelah lolos kualifikasi piala UEFA dan merupakan hasil tertinggi yang pernah dicapai oleh Cannes.

Pada tahun 1992, Zidane hengkang ke Girondins de Bordeaux memenangkan piala Intertoto pada tahun 1995 dan menjadi runner-up pada kompetisi 1995 piala UEFA.

Pada tahun 1996, Zidane dibeli oleh juara Liga Champions 1996, Juventus senilai £3.2 juta. Pada musim itu, Juventus memenangkan trofi Serie A dan piala Intercontinental namun kalah pada pertandingan final Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Pada musim berikutnya, Zidane mencetak tujuh gol dalam 32 kali penampilan dan membantu Juventus meraih scudetto kembali. Pada tahun 2000, Juventus gagal masuk ke putaran grup Liga Champions setelah Zidane dikenakan sanksi karena melakukan sundulan kepada pemain Hamburg Jochen Kientz, Namun ZIdane memenangkan penghargaan sebagai pemain asing terbaik di Serie A.

Real Madrid akhirnya menawarkan kontrak kepada Zidane selama empat tahun pada tahun 2001. Zidane dibeli dengan nilai transfer sebesar €75 juta. Selama karirnya di Real Madrid, Zidane mencetak gol yang terkenal dengan tendangan voli pada pertandingan final Liga Champions melawan Bayer Leverkusen pada tahun 2002. Zidane memenangkan penghargaan dari FIFA sebagai pemain dunia terbaik pada tahun 2002 dan dinobatkan sebagai pemain Eropa terbaik selama 50 tahun terakhir pada tahun 2004.

Zidane mengumumkan rencananya untuk pensiun setelah piala dunia 2006 dan bermain terakhir kalinya melawan Villareal dengan hasil imbang 3 – 3.

Karir Internasional

Zidane memulai karir Internasional bersama Perancis pada pertandingan persahabatan melawan Republik Ceko pada bulan Agustus 1994 yang berakhir dengan skor 2 – 2 dengan dua gol yang dicetak oleh Zidane.

Zidane mulai bermain sebagai playmaker Perancis pada tahun 1995 menggantikan Eric Cantona akibat disanksi setelah melakukan tendangan terhadap penonton. Perancis tersingkir pada semi final Euro 1996  yang kalah pada adu penalty melawan Republik Ceko setelah hasil imbang 0 – 0.

Pada tahun 1998, Zidane membawa Perancis memenangkan piala dunia untuk pertama kalinya. Perancis menang dalam tiga laga grup. Pada pertandingan perempat final melawan Italia, Perancis berhasil menang lewat adu penalty dengan hasil 4 – 3. Kemudian, Perancis mengalahkan Kroasia dengan skor 2 – 1 di semi final.

Perancis akhirnya bertemu dengan juara bertahan piala dunia Brazil pada final Piala Dunia 1998. Perancis mendominasi permainan melawan Brazil sejak awal pertandingan yang dimenangkan oleh Perancis dengan skor 3 – 0. Zidane mencetak dua gol yang serupa dengan sundulan yang diambil oleh Emmanuel Petit dan Youri Djorkaeff dan sebuah gol lagi dicetak oleh pada menit terakhir dan mengunci kemenangan Perancis 3 – 0.

Dua tahun berikutnya, Perancis kembali memenangkan piala Euro 2000. Zidane mencetak dua gol melalui tendangan bebas melawan Spanyol pada perempat final dan mencetak golden goal melawan Portugal di semi final. Zidane dinobatkan sebagai pemain terbaik pada piala Euro 2000.

Pada tahun 2002, Perancis kembali menjadi favorit pemenang piala dunia namun cedera paha pada Zidane membuat Zidane harus absen pada dua laga pertama dan Perancis gagal mencetak gol pada dua pertandingan itu. Zidane segera diturunkan pada pertandingan ketiga namun karena kurangnya kebugaran membuat Perancis gagal lolos grup karena tidak mampu memenangkan pertandingan.

Pada tahun 2006, Perancis lolos kembali ke piala dunia setelah kehilangan pemain veteran seperti Bixente Lizarazu, Marcel Desailly, Claude Makelele dan Lilian Thuram dan karena kebutuhan dari pelatih Raymond Domenech, Zidane kembali dari pensiunnya dan segera diangkat sebagai kapten tim. Perancis lolos ke babak perempat final piala dunia 2006 melawan Brazil, Zidane berhasil membawa Perancis lolos  ke semi final dengan gol yang dicetak oleh Thierry Henry melalui assist Zidane.

Pada pertandingan Final Piala dunia 2006, Zidane membawa Perancis unggul pada awal pertandingan melalui tendangan penalti. Zidane kemudian harus meninggalkan lapangan setelah dikenakan kartu merah pada babak extra time. Pelanggaran yang dilakukan oleh Zidane kepada Marco Materazzi itu menjadi kejadian yang sangat dikenal sampai saat ini. Zidane menyundul dada Marco Materazzi karena telah melecehkan saudara perempuannya. Perancis kalah pada pertandingan final lewat adu penalti dengan hasil 5 – 3 dimana David Trezeguet gagal mencetak gol dengan tendangan yang melebar ke atas mistar gawang.

 

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by ArenaBetting | Designed by: Agen Bola Terpercaya | Thanks to SBOBET, Bola Tangkas and IBCBET