Pemain Bola Asia – Park Ji-Sung

Park Ji-Sung lahir pada tanggal 25 Februari 1981, di Seoul, Korea Selatan merupakan pemain Manchester United pada saat ini dan telah berperan penting dalam skuad Sir Alex Ferguson, Manajer Manchester United. Park Ji-Sung diakui memiliki kemampuan dan stamina yang kuat untuk bermain di lini tengah baik itu sebagai posisi sayap maupun gelandang bertahan dan menyerang. Dia disebut sebagai pemain pertandingan besar oleh  Sir Alex Ferguson, dimana dengan adanya Ji-Sung ada sisi kuat pada sistem pertahanan.

 

 

Karir

Park Ji-Sung menunjukkan komitmen yang tinggi untuk bermain sepak bola sejak berusia dini sehingga dirinya pantas untuk mendapatkan posisi karirnya pada saat ini. Meskipun, Ji-Sung yang dikhawatirkan dengan ukuran badannya ketika bergabung dengan klub Jepang Kyoto Purple Sanga pada usia 18 tahun berhasil mengatasi masalah itu dan menjadi pemain Korea pertama yang ditawarkan untuk bermain untuk klub Jepang.

Pada tahun, 2003, Guus Hiddink sebagai Manajer Korea Selatan, meminta Park Ji-Sung untuk hengkang ke PSV Eindhoven untuk mengasah kemampuannya setelah Piala Dunia 2002. Park mengikuti jejak pelatih asal Belanda itu dan menyesuaikan dirinya dengan permainan sepak bola Eropa. Park kemudian menjadi pemain yang berperan penting pada klub PSV dan berhasil membawa PSV memenangkan Liga dan piala pada tahun 2005.

Performa Park kemudian menarik perhatian Sir Alex Ferguson yang percaya bahwa Ji-Sung memiliki nilai dan pada akhir tahun 2005, Park akhirnya memilih untuk bergabung dengan klub raksasa Inggris, Manchester United dengan penawaran senilai £4 Juta kepada PSV Eindhoven. Park Ji-Sung menjadi figure pemain Asia yang berhasil bergabung dengan klub raksasa Inggris, Manchester United dengan peranan penting.

Park Ji-Sung juga menjadi pemain Asia pertama yang menjadi kapten Manchester United pada pertandingan Manchester United melawan Lille menggantikan Ryan Giggs pada tanggal 18 Oktober 2005. Gol pertama Ji-Sung dicetak pada bulan Desember 2005 melawan Birmingham dan MU menang dengan skor 3 – 1.

Pada tahun 2007, Park Ji-Sung mengalami cedera yang menyebabkan dirinya harus menjalani operasi dan harus beristirahat selama hampir satu musim.

Ji-Sung akhirnya kembali bermain pada tahun 2008, namun muncul kontroversi mengenai permainan Ji-Sung dan jarang ditampilkannya Ji-Sung dalam pertandingan. Namun, Ji-Sung membuktikan nilainya dengan memberikan assits kepada Wayne Rooney pada perempat final Liga Champions melawan Roma. Pada Tanggal 29 April 2008, Manchester United lolos ke final Liga Champions setelah mengalahkan Barcelona, dan Park Ji-Sung dipiliih sebagai “man of the match” pada pertandingan itu. Park Ji-Sung dilaporkan menunjukkan performa yang baik, berlari kira-kira 12 km dengan menjaga Lionel Messi dan membuat Messi Frustasi.

Karir Internasioinal

Park Ji-Sung memulai karir internasional membela Korea Selatan pada usia 19 tahun sebagai gelandang bertahan. Posisi Park Ji-Sung berganti menjadi pemain sayap ketika diasuh oleh Guus Hiddink, dan sejak saat itu, Park Ji-Sung menjadi pemain yang efektif untuk bermain di berbagai posisi di lini tengah.

Pada tahun 2002, Korea Selatan berhasil lolos dari Grup Piala Dunia dengan hasil pertandingan menang melawan Polandia dan hasil imbang melawan USA. Korea Selatan kemudian bertemu Portugal pada babak gugur dan Ji-Sung berhasil mencetak gol kemenangan untuk Korea Selatan setelah menit ke-70 dengan mengontrol bola menggunakan dadanya dan menyelesaikannya ke gawang Portugal. Korea Selatan masuk ke babak semi final untuk pertama kalinya pada tahun 2002.

Performa Park Ji-Sung terus meningkat pada piala dunia 2006 dan pada tahun 2010, dia menjadi kapten Korea Selatan pertama kali dalam laga persahabatan melawan Uzbekistan.